Rabu, 21 November 2012

ALLOH Hanya Memanggil Kita Tiga Kali



Suatu ketika ada seorang Ibu bercerita pada anaknya di dalam masjid Nabawi ketika mereka sedang bersiap untuk melaksanakan rukun umroh menuju Makkah Al-Mukaromah. Ibu berkata bahwa Allah hanya memanggil kita tiga kali saja seumur hidup. kening sang anak berkerut, “sedikit sekali Allah memanggil kita?”, tanya anak. Ibu tersenyum, “Iya, tahu tidak apa saja tiga kali panggilan itu ?”. sang anak menggelengkan kepala.

Panggilan PERTAMA adalah AZAN, 


ujar ibu. “Itu adalah panggilan Allah yang pertama. panggilan itu sangat jelas terdengar ditelinga kita, sangat kuat terdengar. ketika kita sholat, sesungguhnya kita menjawab panggilan dari Allah. tetapi Allah masih fleksibel, Beliau tidak cepat marah akan sikap kita, kadang-kadang kita terlambat, bahkan tidak sholat sama sekali karena malas. Allah tidak marah seketika, Beliau masih memberikan rahmatNya, masih memberikan kebahagiaan bagi umatNya, baik umatnya itu menjawab panggilan AzanNya atau tidak. Allah hanya akan membalas umatNya ketika hari Kiamat nanti”, lanjut ibu.

Ibu melanjutkan,



panggilan yang KEDUA adalah panggilan HAJI/UMRAH.

panggilan ini bersifat halus dan sifatnya bergiliran, hamba yang satu mendapatkan kesempatan yang berbeda dengan hamba yang lain. jalannya pun bermacam-macam, yang tidak punya uang menjadi punya uang, yang tidak merencanakan ternyata akan pergi, ada yang memang merencanakannya dan terkabul.

Ketika kita mengambil niat Haji/Umrah, berpakaian Ihram dan melafazkan: Labaik Allahuma Labaik, sesungguhnya kita saat itu menjawab panggilan Allah yang kedua. saat itu kita merasa bahagia, karena panggilan Allah sudah kita jawab, meskipun panggilan itu halus sekali. Allah berkata, laksanakan Haji/Umrah bagi yang mampu.

Dan panggilan yang KETIGA, lanjut ibu, adalah KEMATIAN. 

panggilan yang kita jawab dengan amal kita. pada kebanyakan kasus, Allah tidak memberikan tanda-tanda secara langsung dan kita tidak mampu menjawab dengan lisan dan gerakan. kita hanya menjawabnya dengan amal sholeh Kita. karena itu manfaatkan waktumu dengan sebaik-baiknya. jawablah ketiga panggilan Allah dengan hatimu dengan sikap yang HUSNUL KHOTIMAH. Insya Allah Syurga adalah balasannya.

Mata sang anak berkaca-kaca, teringat akan banyak kelalaiannya. menunda-nunda sholat dengan banyak alasan ini itu yang pada mulanya menimbulkan keresahan dan kegelisahan batin yang sangat halus sampai pada akhirnya kegelisahan itu tidak lagi terasa dan menjadi biasa saja. Allahurabbi. kemudian dengan tekad kuat, sang anak melafadzkan, “Aku menjawab panggilan Umrahmu, ya Allah, Tuhan Semesta Alam”.

Istiqomah bukanlah hal yang didapat dengan begitu saja. maka mintalah kepada Allah, Sang Maha pembolak-balik hati agar senantiasa diistiqomahkan dalam ketaatan kepadaNya hingga sampai waktu tuk berpulang ke rahmatullah. semoga kita dapat mengakhiri perjalanan hidup ini dengan husnul khotimah. Amin.

Wahai Rabbi yang menguasai hati.
Duhai Rabbi sang pemilik jiwa-jiwa.
Wahai yang maha pembolak-bolak hati.
Ya Allah teguhkan kami, teguhkan hati kami dalam ketaatan kepadaMu. Amin.

Senin, 29 Oktober 2012

Lyrics Jonghyun Shinee – “So Goodbye” [OST. City Hunter




So Goodbye Don’t cry and smile
gaseum sirideon sigandeul
moduda bonaejulgeoya
So Goodbye eodumsok oerobdeon na
nan nega piryohae
I need your love again

mae-il tto geuraewat deusi
apeun sangcheowa seulpeun gi-eokeul
jiwogadeon na
neol cheo-eum bon geu sungane nan
meomchundeuthaetgo nan neoman boyeosseo
geochinsiryeone muneojyeo gajiman
huhoeneun eobseul geot gata
dununeul gameumyeon ni sumgyeori neukkyeojyeo
ijeneun nan useul su isseo
So Goodbye Don’t cry and smile
gaseum sirideon sigandeul
moduda bonaejulgeoya
So Goodbye eodumsok oerobdeon na
nan nega piryohae
I need your love again
geochinsiryeone muneojyeo gajiman
huhoeneun eobseul geot gata
dununeul gameumyeon ni sumgyeori neukkyeojyeo
ijeneun nan useul su isseo
So Goodbye Don’t cry and smile
gaseum sirideon sigandeul
moduda bonaejulgeoya
So Goodbye eodumsok oerobdeon na
nan nega piryohae
I need your love again
So Goodbye Don’t cry and smile
himgyeobdeon sigandeul
neol wihaeseo neol wihae ijeobolkkeoya
So Goodbye eodumsok oerobdeon na
nan nega piryohae
I need your love again
nan nega piryohae
I need you for my love




                              Indonesia Translate

Selamat tinggal, jangan menangis dan tersenyumlah
Karena hari itu, aku akan menghadiahkan itu
Dan memberikannya padamu
Selamat tinggal kesendirianku
Yang pernah bersembunyi di balik kegelapan
Aku membutuhkanmu
Aku membutuhkan cintamu lagi

Setiap hari aku seperti menunggu sebuah kedatangan
Meninggalkan sakitnya luka dan kesedihan dari ingatanku
Kesan pertama melihatmu
Seolah-olah waktu telah berhenti,
Mataku hanya melihatmu
Meskipun ada sebuah rintangan
Aku tidak akan menyesal
Aku menutup mataku dan bisa merasakan nafasmu
Jadi aku bisa tersenyum

Selamat tinggal, jangan menangis dan tersenyumlah
Karena hari itu, aku akan menghadiahkan itu
Dan memberikannya padamu
Selamat tinggal kesendirianku
Yang pernah bersembunyi di balik kegelapan
Aku membutuhkanmu
Aku membutuhkan cintamu lagi

Meskipun ada sebuah rintangan
Aku tidak akan menyesal
Aku menutup mataku dan bisa merasakan nafasmu
Jadi aku bisa tersenyum
Selamat tinggal, jangan menangis dan tersenyumlah
Karena hari itu, aku akan menghadiahkan itu
Dan memberikannya padamu


Selamat tinggal kesendirianku
Yang pernah bersembunyi di balik kegelapan
Aku membutuhkanmu
Aku membutuhkan cintamu lagi
Selamat tinggal, jangan menangis dan tersenyumlah
Karena tahun ini sangat melelahkan
Demi kamu, aku akan melupakanmu
Selamat tinggal kesendirianku
Yang pernah bersembunyi di balik kegelapan
Aku membutuhkanmu
Aku membutuhkan cintamu lagi

Selamat tinggal kesendirianku
Yang pernah bersembunyi di balik kegelapan
Aku membutuhkanmu
Aku membutuhkan cintamu lagi
Selamat tinggal, jangan menangis dan tersenyumlah
Karena tahun ini sangat melelahkan
Demi kamu, aku akan melupakanmu
Selamat tinggal kesendirianku
Yang pernah bersembunyi di balik kegelapan
Aku membutuhkanmu
Aku membutuhkan cintamu lagi

Aku membutuhkanmu
Aku membutuhkanmu untuk mencintaiku


Jumat, 28 September 2012

PengINGAT !


Moco iki serasa di TAMPAR : :-(

'Wanita akhir zaman itu, bersemangat membantu suami berniaga bukan karena ingin menegakkan kehormatan dien, tapi karena berburu kaya. Semangat menyala demi merebut hasrat untuk bermegah-megah. 

Sementara bisnis pokoknya, mengantar anak ke surga, cukup sekolah yang mengurusnya. Bahkan sekolah pun tidak untuk menghindarkan anak dari api neraka, tetapi semata agar kelak mereka terampil memperebutkan dunia. Adapun yang mengasuh dan merawat jiwa mereka, pembantu yang melaksanakannya. Julukannya pembantu, tapi ia pelaksana utama.'
M. Fauzil Adhim. 

Mesti terbersit wae urusan dunia. Khawatir tindakan kita nyatane mengenyampingkan urusan akhirat, walau gak bermaksud :( Mudah2an kita gak termasuk.

Ada seseorang yang berkata : "sekolah full day,even Islam terpadu itu dilematis. Karena bagaimanapun anak itu amanah untuk orangtua mendidiknya, rasanya kok kurang sreg kalau tugas itu diambil alih oleh sekolah. Tp diakhir nanti tetep orangtua yang harus mempertanggungjawabkan... semoga kita semua bisa menjawab saat nanti ditanya".

Rabu, 26 September 2012

Rasa Itu ...

Aku .....Aku ...
Aku memang bukan orang yang tahu segalanya. 

Why ? why ? Ketika mengetahui tentang sebuah kebenaran itu rasanya sangat menyakitkan. Kebenaran dari kesalahan masa lalu. Sebuah ungkapan kebenaran dari pelaku-pelaku masa lalu.

Ternyata banyak hal (kebohongan) yang sangat jauh-jauh dari hal yang ku ketahui. Alhamdulillah, banyak referensi yang masuk. Melalui ketidak sengajan itulah yang menjadikan kebenaran itu terlihat/terungkap. 

Sekarang ..... 
Aku .....
Aku sedang mencoba bangun dari keterpurukanku
Aku sedang mencoba tersenyum dari tangisanku
Aku sedang mencoba tegar dari rasa sakit hatiku 
Aku sedang mencoba bangkit dari pengkhianatan itu  
Wake Up .... Wake Up .... 

Rabu, 19 September 2012

Habibie dan Ainun - Potret Cinta Sejati Prof. B.J. Habibie

“Ainun dan saya bernaung di bawah cinta milik-Mu ini dipatri  menjadi MANUNGGAL sepanjang masa. Hanya dengan tatapan mata saja tanpa berbicara sering dapat berkomunikasi langsung dan mengerti isi hati dan kehendak kami.”
 
Posting kali ini saya akan coba me-review buku yang baru saja saya baca. Semoga njenengan tidak kecewa dengan tulisan saya ini, maklum baru belajar membuat resensi buku. Kritik dan saran atau pandangan lain terhadap buku ini akan sangat saya harapakan.
 
Kemanunggalan jiwa yang dipatri oleh cinta yang murni, sempurna, dan abadi. Itulah salah satu pesan dari buku berjudul “Habibie dan Ainun” yang akan selalu terngiang-ngiang di benak kita setelah membacanya. Membaca buku yang ditulis langsung oleh Bapak B.J.Habibie ini seolah kita diajak mengarungi catatan harian cinta seorang Bacharudin Jusuf Habibie dengan Hasri Ainun binti Besari, kekasih abadinya sepanjang masa.
 
Adalah tepat kiranya bagi Pak Habibie menulis buku ini dengan tujuan salah satunya untuk terapi mengobati kerinduan dan kehilangan istri tercintanya, Ibu Ainun Habibie. Terapi kerinduan dari kehilangan seseorang yang selama 48 tahun 10 hari mendampingi  hidup putra Pare-pare ini. Goresan kenangan tentang cinta tulus dan bakti Ibu Ainun inilah yang sanggup mengisi kekosongan jiwa Pak Habibie  saat masa awal beliau merasa kehilangan.
 
Kisah cinta Ainun dan Habibie berawal dari pertemuan di Rangga Malela 11B, rumah kediaman keluarga Besari–keluarga besar Ainun–tinggal. Habibie, seorang insinyur yang baru pulang dari Jerman bertemu kembali dengan Ainun, kawan SMA-nya, seorang dokter lulusan FK UI setelah 7 tahun tak pernah jumpa. Perjumpaan secara tidak sengaja itu membawa Habibie muda terlarut dalam kerinduan pandangan mata indah Ainun yang akan selalu dikenangnya. Pandangan mata pada 7 Maret 1962 yang akan menjadi saksi cinta abadi sepasang insan manusia.
 
Kedua insan yang dipertemukan oleh cinta dari Allah itupun kemudian menikah. Alur kisah pun bergulir tentang cinta dan pengabdian seorang Ainun kepada suaminya. Cinta dan pengabdian Ainun adalah manifestasi ke-MANUNGGGAL-an jiwa, hati, dan batin Ainun dan Habibie. Dengan cinta dan pengabdian itulah yang membuatnya tetap setia mendampingi Habibie. Kesetiaan yang tetap dijaga Ainun walaupun saat menjadi seorang istri seorang asisten peneliti, pejabat teras perusahaan Jerman MBB, bahkan ketika menjadi Ibu Negara sekalipun. Cinta Ainun kepada Habibie tetap sama tulus tak berubah sepanjang waktu. Cintanya dari hati dan jiwa yang manunggal, yang memberi ketenangan kepada Habibie untuk terus menjaga idealismenya membangun negeri pertiwi. Cintanya tetap hidup walau Ainun dan Habibie terpisah dua dunia yang berbeda.
 
Cukup banyak kita temukan kisah cinta Pak Habibie dan Ibu Ainun di dalam buku ini yang mungkin belum pernah kita ketahui sebelumnya. Buku ini menarik untuk dibaca bagi siapa saja yang ingin mengetahui atau memahami kehidupan seorang insinyur hebat bernama BJ Habibie dari sudut pandang yang berbeda. Selain itu, di dalamnya juga banyak di dominasi oleh kisah kesetiaan Ibu Ainun sebagai seorang istri hingga akhir hayat dari sudut pandang suaminya. Pembaca juga tak hanya dapat menikmati kisah cinta kedua pasangan abadi itu saja, di buku ini juga terselip beberapa puisi dan doa seorang Habibie kepada istrinya.
 
Keseluruhan kisah di dalam buku setebal 335 halaman ini menurut penulisnya sengaja disajikan mirip novel agar enak dibaca oleh pembacanya. Walaupun demikian, dari awal hingga akhir membacanya saya merasa masih belum bisa menikmati buku ini layaknya kisah sebuah novel. Entah kenapa, saya masih merasa karya Pak Habibie ini lebih pantas saya apresiasikan sebagai sebuah biografi ketimbang novel. Jalan cerita yang terlalu datar dan minimnya metafora,yang menurut saya adalah bumbu rahasia setiap novel, membuat saya hampir bosan membaca hingga di tengah buku. Tidak hanya bosan, kadang saat membaca buku ini saya merasa kurang nyaman manakala ada beberapa kata yang salah edit dan beberapa cerita terkesan diulang-ulang dalam beberapa bab.
 
Pada awalnya, saya sangat penasaran dengan isi buku ini. Di kota Jogja sendiri saya hampir saja kehabisan buku ini karena ludes terjual hingga bulan Desember 2010 lalu. Siapapun akan mengira, buku ini akan mengisahkan untold story kehidupan pasangan Prof. Habibie dan dr. Ainun. Siapapun juga pasti pernah mengetahui kesetiaan seorang Habibie untuk terus menunggui makam almarhumah istrinya selama 40 hari yang sempat menjadi topik hangat media beberapa waktu lalu. Mungkin inilah yang menurut saya menjadi salah satu pemicu larisnya buku ini di pasaran. Namun saya agak sedikit kecewa setelah membaca keseluruhan kisah di buku ini. Harapan saya untuk mendapatkan kisah kemanunggalan cinta Habibie dan Ainun kurang terobati. Menurut saya, rasanya kebanyakan cerita nyata buku ini lebih mengekspos kehidupan Pak Habibie sendiri dengan bumbu kisah cinta dan pengabdian Ibu Ainun. Gregetnya baru terasa saat detik-detik wafatnya Ibu Ainun. Di bagian akhir buku itulah baru saya rasakan cinta dan sayang Habibie dan Ainun yang membuncah. Cinta yang tumpah-ruah dan sanggup menumpahkan air mata haru.
 
Terlepas dari beberapa kekurangan di atas, buku ini setidaknya layak mendapat apresiasi lebih dari seluruh penikmat buku, apalagi dari pengagum sosok Habibie karena iktikad baik beliau untuk membagi kisah cinta pribadinya kepada khalayak umum. Saya rasa pembaca juga patut untuk mengapresiasi keberanian beliau untuk menuangkan kisahnya dalam bentuk novel. Suatu peristiwa yang mungkin agak langka bagi seorang profesor engineering sekelas Habibie. Dibalik itu semua buku ini memberikan ilham dan keteladanan bagi para pencari resep spiritual bagi bangunan rumah tangga sakinah. Itulah inti dari pesan dan keteladanan berharga yang dapat kita serap dari buku ini. Selamat membaca!
 
Sumber
Posted by: dhieliem

Jumat, 31 Agustus 2012

~ R E ( N U N G ) A N ~


MAKNA DARI AKAD NIKAH

Bismillah ...
Ketika suatu saat dirimu akan menikah dengan seorang, ataupun saat kau sudah terikat dalam sebuah pernikahan. Tentunya pernikahan itu melewati proses AKAD-NIKAH bukan?
Yang intinya berbunyi : 
"Aku terima nikahnya si dia binti ayah si dia dengan mas kawinnya ..... "

Singkat, padat dan jelas. Tapi tahukah makna 'Perjanjian/Ikrar' tersebut?
Ini diaaaa --> 

''maka aku tanggung dosa2nya si dia dari ayah dan ibunya, dosa apa saja yg telah dia lakukan, dari tidak menutup aurat hingga ia meninggalkan sholat. Semua yg berhubungan dgn si dia, aku tanggung dan bukan lagi orang tuanya yg menanggung, serta akan aku tanggung semua dosa calon anak2ku''.

Jika Aku GAGAL ?
"Maka aku adalah suami yang fasik, ingkar dan aku rela masuk neraka, aku rela malaikat menyiksaku hingga hancur tubuhku". (HR. Muslim) 


Duhai para istri,,
Begitu beratnya pengorbanan suamimu terhadapmu, karena saat Ijab terucap, Arsy_Nya berguncang karena beratnya perjanjian yg di buat oleh manusia di depan RABB nya, dgn di saksikan para malaikat dan manusia, maka andai saja kau menghisap darah dan nanah dari hidung suamimu, maka itupun belum cukup untuk menebus semua pengorbanan suami terhadapmu.
.
Renungilah biar kita semua tau betapa besarnya pengorbanan dan tanggung jawab/beban sang ayah, atau laki-laki !!

Dan bagi laki2 yg belum berbuat demikian krn tdk/blm mengetahui arti ikrarnya, inilah saatnya utk memperbaiki diri......

LOVE U Bapak .... Semoga Allah menaikkan derajatmu ^_^ 

Kata Bapak : 
"Rivalmu adalah Bapakmu ini, bukan orang lain" 
(Rivalku bukan orang lain. Tetapi Bapak Ibu-lah RIVALku. Mereka yang menjadikanku seperti saat ini, yang selalu membimbingku. Mungkinkah aku bisa mengalahkan Bapak-Ibu dalam mendidik anak2ku kelak?)

Rabu, 01 Agustus 2012

Kemasan Masa Lalu _ tak harus dihapus

Kubayangkan butir air mata memenuhi pelupuk matamu
saat kau membacakan baris-baris kasih sayang
kepada buah hatimu
Kusapa, ada beberapa butir air mata menggantung di sukmaku
hendak menyeruak ke dunia menemani keharuanmu

Tak ada yang dapat kuucapkan hari ini
seperti hari kemarin, aku hanya bisa membisu
coba kutulis beberapa kata ungkapan kehormatan
kepadamu yang kini duduk menyaksikan ilham Allah
merasuki tulang-tulang tuamu.

Adakah aku akan melihat orang tuaku
sebahagia lantunan nyanyian hatimu
yang hendak menempuh tahap tertinggi kodrat manusia?
aku merenung menggores bayangan butiran air matamu
yang terdorong keluar oleh kebahagiaan
aku berusaha menutupi jalan untuk air mataku
yang tak sanggup menahan keharuan
menuntut jalan keluar,
mungkin hendak berteman dengan air matamu


                    -------------- *** ----------------

Wajah manis duduk di kursi merah tadi malam
Menikmati penantian dalam kesendirian dan kebimbangan.
Mencari jawaban yang masih tertinggal di antara realitas.
Mungkinkah hal ini akan mengubah segalanya?
Wujudkan impian dalam khayal.

Bilakah dermaga hidup terlabuhi.
Menukar sunyi dalam kegaduhan.
Menghadirkan keriangan dalam keramaian.
Menjadikan senandung cinta dari pencinta
Lebih bermakna...

Tarian waktu yang tak terhenti.
Berkuasa membawa diri pada masa dan ruang kepastian.
Musim semi itu akhirnya terjemput.
Pijar-pijar bahagia bergelayut di taman sang pencinta.
Menyesakan dada hingga tak mampu berkata

Ikrar suci yang terlantun.
Semoga dari hati yang tulus
(ng dalam la-ro-se)
                          ______________ *** _______________
Cinta ada,
selalu menjaga…
berkorban,
saling melengkapi,
dan membuatnya berharga


Maka,
selalu Jagalah Cinta,
yang tanpa kita sadari…
selalu ada berdiri di samping kita,
di sekitar kita,
bersama kita,
               ____________ *** ____________
 
Masjid lama ini memutarkan kembali memori-memori yang telah banyak terlepas dari otakku
yang terjejali dengan kesibukan dunia.
merasakan sejukknya kasih sayang yang tiada diminta
udara keimanan yang masih menempel dalam dada

kemana aku selama ini
yang tidak bisa merasakan manisnya anugerah terbesar ini
malangnya Nasib hamba ini.

melakukan sebuah ritual yang ternyata masih dalam taraf penggugur kewajiban saja
hufff,,, manusia ini hanya kembali ketika diri mulai putus asa,, betapa hina nya diri ini. kembli disaat membutuhkan

MArgorahayu dalam kepenatan dunia, masih menerima kehadiran setiap manusia yang hendak kembali.
tahutan adzan menyeruak memanggil jiwa-jiwa yang sudah terbaiat.

baiklah sabda Mu telah menenangkan hatiku bahwa Engkau Tidak akan merubah nasib  Kecuali  dia sendiri yang merubahnya.
aku ingin berubah, menjadi hambamu yang selalu menghadirkan nama-namaMu dalm setiap Lisan,perbuatan dan langkah, karena kini ku yakin bahwa Engkaulah yang hanya bisa menawarkan setiap racun dan penyakit dalam hidupku.

Kamis, 14 Juli 2011

- te Amo -

-yaa Rahman,
Aku tidak meminta seseorang yang sempurna,
namun aku meminta seseorang yang tidak sempurna.
sehingga aku dapat membuatnya sempurna di mata-Mu.
seseorang yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya.
seseorang yang membutuhkan senyumku untuk mengatasi kesedihannya.
seseorang yang membutuhkanku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna.


yaa Rahim,
Aku  juga meminta...
buatlahaku menjadi seseorang yang dapat membuatnya bangga.
berikanaku hati yang sungguh mencintai-Mu,
sehingga aku dapat mencintainya dengan sekedar cintaQ.


Kamis, 24 Maret 2011

A L O N E

Huh.huh.huh...

(-_-) merasakan sendirian yang teramat. Diri ini seperti terhimpit di lorong bawah tanah yang sangat pengap tanpa ada cahaya sedikitpun. Sumpek,,lembab,,tak berpenghuni.

Tekanan demi tekanan terus b'barengan. Bi2r ini terus bisa tertawa. Tpi, batin ini menangis miris meratapi kehimpitan batin ini. Diri ini sedang masa trapi menghadapi tekanan.
Sial. Tekanan itu smakin bersemangat menggerogoti pikiran dan batinku. Payah..payah...

Hidupku tidak selalu halus seperti jalan Tol. Bodoh sekali jika kamu tidak punya masalah. Masalahmu mengajarkan banyak hal. Masalahmulah yang membawa dirimu sampai sekarang.

Kamu tahu?? Kamu tahu apa? Kamu tidak tahu apa2.

Terlalu banyak kekuranganmu menghadapi masalah. Masih terlalu sedikit garam yang kamu makan. Kamu masih perlu belajar.

Masalah kerja, masalah orang tua,, masalah..dan masalah. Mereka sudah faham. Mereka sudah fasih.

Kamu hebat,,kamu adalah kamu. Kamu bukan mereka. Tunjukan siapa dirimu. Jadilah dirimu kapanpun dimanapun. Kamu tetaplah kamu. Semua orang yakin kamu BISA. Figting

Selasa, 01 Maret 2011

Tawadhu' dan Izzah (Akhlaq)


Rasulullah SAW bersabda: "Tiada berkurang harta karena sedekah, dan Allah tiada menambah pada seseorang yang memaafkan melainkan kemuliaan. Dan tiada seseorang yang bertawadhu' kepada Allah, melainkan dimuliakan (mendapat 'izzah) oleh Allah. (HR. Muslim).Tawadhu' adalah lawan dari takabur. Tawadhu' adalah melebur dan merendahkan diri di hadapan Allah SWT dan dihadapan hamba-hamba Allah. Sedangkan takabur artinya sombong, congkak, atau merasa dirinya lebih dari yang lain. Ketakaburan yang paling tinggi adalah manakala seseorang sudah merasa lebih tinggi daripada Allah SWT, sebagaimana yang telah dilakukan oleh Fir'aun (Pharaoh). Fir'aun mengaku dirinya adalah tuhan yang harus disembah. Fir'aun membuat undang-undang yang semua orang harus mentaatinya dan mengabaikan Undang-Undang Allah SWT. Fir'aun merasa dirinya raja yang harus ditaati melebihi ketaatan kepada Allah. Pendek kata, dengan kesombongannya Fir'aun mengaku dirinya lebih dari Allah SWT.Iblis, Fir'aun dan penghuni-penghuni neraka lainnya dicampakkan ke dalam neraka semata-mata berawal dari sifat takabur dalam diri mereka.Firman Allah SWT: "Dan ingatlah ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam!" maka sujudlah mereka kecuali iblis; ia enggan dan takabur dan dia termasuk orang-orang yang kafir." (QS.Al-Baqarah : 34).Dan apabila dikatakan kepadanya: ""Bertaqwalah kepada Allah!" bangkitlah kesombongannya yang menyebabkannya berbuat dosa. Maka cukuplah (balasannya) neraka jahanam. Dan sungguh neraka jahanam itu tempat tinggal yang seburuk-buruknya." (QS.Al-Baqarah : 206).Demikian bahayanya sifat takabur ini, oleh karena itu seorang mukmin harus mengubur dalam-dalam sifat takabur, dan menumbuhsuburkan sifat tawadhu'. Apalagi bagi para da'i yang sedang berjuang meninggikan Kalimatullah di muka bumi ini, maka sifat tawadhu' mutlak diperlukan untuk kesuksesan misi dakwahnya.Firman Allah SWT:"....dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang beriman." (QS.Asy-Syu'araa : 215).Al-Fudhali bin 'Iyadh berkata: Tawadhu' ialah senantiasa berorientasi pada kebenaran dan siap menerima kebenaran tanpa melihat siapa yang berbicara. Sedangkan Abdullah bin Hasan Al-Anshary berkata: Aku lebih suka menjadi ekor dalam kebenaran daripada menjadi kepala dalam kebatilan. Sementara Ibnu Atha' mengatakan: Tawadhu' adalah menerima kebenaran dari siapapun datangnya, dan 'izzah (kemuliaan) itu ada di dalam tawadhu'.

Kedudukan Tawadhu'1. Tawadhu' adalah salah satu sifat dari sifat Hamba-hamba Allah yang Maha Penyayang ('Ibadur-Rahman).Firman Allah SWT: Dan hamba-hamba Allah Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di muka bumi dengan rendah hati (tawadhu') dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata yang baik. (QS.Al-Furqan : 63).Demikianlah, diantara sifat-sifat 'Ibadur-rahman Allah SWT meletakkan sifat tawadhu' sebagai sifat yang pertama yang harus dimiliki. Hal ini menunjukkan penting dan mendasarnya sifat tawadhu' ini bagi seorang Mukmin.Rasulullah SAW sebagai teladan hidup (al-qudwah) mukmin adalah pribadi yang sangat tawadhu'. Beliau biasa memperbaiki sendiri baju atau terompahnya yang rusak, membantu keluarganya berbelanja ke pasar, senantiasa memulai mengucapkan salam setiap bertemu dengan sahabat-sahabatnya, menghadiri undangan, tidak pernah menghina makanan, dan masih banyak contoh ketawadhu'an beliau, Nabiyullah Muhammad SAW.Diceritakan bahwa pada suatu malam datanglah seorang tamu kepada khalifah Umar bin Abdul Azis. Waktu itu beliau sedang menulis. Lampunya hampir saja padam. Tamu itu kemudian berkata: "Biarlah saya yang memperbaiki lampu itu, ya Amirul Mu'minin." Beliau menjawab: "Ah jangan, tidak baik seseorang menganggap tamunya sebagai pelayan. Itu bukan akhlaq yang mulia." Tamu itu kemudian berkata lagi: "Kalau begitu, biarlah saya bangunkan pelayan saja." Beliau menjawab: "Ah jangan, ia baru saja tidur, agaknya sejak tadi belum merasakan kelezatan bantalnya." Selanjutnya beliau sendiri membetulkan lampunya, maka tamu itu berkata lagi: "Mengapa anda sendiri yang membetulkan lampu itu, ya Amirul Mu'minin?" Beliau ra. menjawab: "Mengapa tidak, kalau saya pergi saya pun tetap Umar, kalau saya kembali sayapun tetap Umar. Tidak berkurang sesuatupun dari diriku dengan apa yang saya lakukan tadi, bukan? Selamanya saya tetap Umar."Demikian contoh para shalafus shalih sebagai pribadi yang mencerminkan sifat-sifat 'Ibadur-Rahman'.2. Orang yang tawadhu' akan dicintai Allah SWT. Firman Allah SWT: "Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa diantara kamu yang murtad dari agamaNya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan mereka pun cinta kepada Allah, yang bersikap lemah lembut terhadap orang-orang mukmin." (QS.Al-Maidah : 54).Di dalam ayat ini, Allah SWT akan mendatangkan suatu kaum yang dicintai Allah SWT, dan mereka pun cinta kepada Allah, kemudian dilanjutkan dengan salah satu ciri-ciri mereka adalah mereka bersikap lemah lembut terhadap orang-orang mukmin. Sifat lemah lembut ini akan bersemayam di dalam kepribadian seorang mukmin, manakala ada sifat tawadhu' di dalam dirinya.3. Tawadhu' menjadi sebab berpautnya hati.Firman Allah SWT: ...."dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadikan kamu karena nikmat Allah orang-orang yang bersaudara (QS. Ali-Imran : 103).Pada masa jahiliyah, perang antara kabilah (suku) merupakan kejadian rutin di seluruh jazirah Arab, baik di Makkah maupun di Madinah. Tujuan peperangan itu tidak lain semata-mata untuk menunjukkan kesombongan rasa kesukuan mereka, bahwa suku merekalah yang paling kuat, paling mulia dan sebagainya. Contoh paling jelas adalah perang antara suku Aus dan Khazraj yang sudah berlangsung berpuluh-puluh tahun.Akan tetapi, setelah cahaya Islam menyinari hati mereka, maka hati mereka menjadi lembut, dan hancurlah kesombongan mereka berganti dengan sifat tawadhu', yang tumbuh dan berkembang dalam hati mereka. Oleh karena itulah, Allah berkenan mempersatukan hati mereka dan menjadikan mereka orang-orang yang bersaudara.Firman Allah:"...dan (Allah) Yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman). Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang ada di bumi ini, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana (QS.Al-Anfal : 63).4.Tawadhu' menjadi masuknya seseorang ke dalam surga. Di dalam suatu riwayat: Abdullah bin Mas'ud berkata: Bersabda Rasulullah SAW: "Tidak akan masuk surga, siapa yang di dalam hatinya ada sifat sombong walau hanya seberat dzarrah." Maka seorang sahabat bertanya: "Adakalanya seseorang itu suka berpakaian bagus." Sabda Nabi SAW: "Sesungguhnya Allah Indah dan suka keindahan. Sombong itu adalah menolak kebenaran dan merendahkan orang. (HR Muslim).Allah SWT telah mengharamkan surga bagi orang-orang yang di dalam hatinya masih bersemayam sifat sombong walau hanya seberat dzarrah, dan sebaliknya mempersiapkan surga untuk dihuni oleh hamba-hambaNya yang tawadhu'.5. Tawadhu' adalah perintah Allah dan RasulNya.Firman Allah SWT: "Rendahkanlah sayapmu (sikapmu) terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang beriman. (QS. Asy-Syu-araa : 215 dan Al-Hijr : 88).'Iyadh bin Himar ra. berkata: Bersabda Rasulullah SAW: "Sesungguhnya Allah SWT telah mewahyukan kepadaku: "Bertawadhu'lah hingga seseorang tidak menyombongkan diri terhadap lainnya dan seseorang tidak menganiaya terhadap lainnya. (HR Muslim).


Klasifikasi Tawadhu' dan tanda-tandanya.At-Tawadhu' dapat diklasifikasikan menjadi empat jenis tawadhu' yaitu:1. Tawadhu' kepada Allah SWT. Tawadhu' kepada Allah SWT artinya merendahkan diri di hadapan Allah SWT. Tanda-tanda orang yang tawadhu' kepada Allah SWT diantaranya:a. Merasa kecil/sedikit dalam taat kepada Allah, artinya seseorang yang tawadhu' kepada Allah SWT itu merasa bahwa dalam ketaatannya, ibadahnya kepada Allah masih sangat sedikit kecil dibandingkan dengan dosa yang telah dilakukan.b. Merasa besar/banyak dalam maksiat, artinya seseorang tawadhu' kepada Allah SWT, merasa bahwa dosa/maksiat yang telah dilakukannya sangat besar/banyak dibandingkan dengan amalnya.c. Melambungkan pujian kepada Allah SWT dan tidak kepada diri sendiri.d. Tidak menuntut hak kepada Allah, tetapi berorientasi kepada amal yang harus dilakukan.2. Tawadhu' kepada Dienullah (al-Islam). Tanda-tanda orang yang tawadhu' kepada Dienullah diantaranya:a. Tunduk dan patuh kepada aturan-aturan, perintah-perintah dan larangan-larangan di dalam agama Islam.b. Tidak mengontradiksikan al-Islam baik dalam perkataan, perasaan, pemikiran dan perbuatan.3. Tawadhu' kepada Rasulullah SAW. Tanda-tanda orang yang tawadhu' kepada Rasulullah SAW diantaranya:a. Mengutamakan petunjuk Rasulullah SAW di atas manusia lainnya.b. Mencintai, mentaati, dan mengikuti setiap perkataan dan perbuatan beliau SAW.c. Menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan hidupnya.4. Tawadhu' kepada sesama mukmin. Tanda-tanda orang yang tawadhu' kepada mukmin yang lain diantaranya:a. Menerima nasehat/saran kebenaran dari mukmin yang lain.b. Senantiasa melihat kelebihan-kelebihan saudaranya, dan berusaha menutupi kekurangan-kekurangannya.c. Siap membantu mukmin yang lain.d. Bermusyawarah dengan mukmin yang lain.e. Senantiasa bersangka baik (huznuzhan) kepada mukmin yang lain.


Hubungan Tawadhu' dengan 'Izzah (Kemuliaan)Orang yang tawadhu' kepada Allah SWT kepada Dienullah (Islam), kepada Rasulullah SAW dan kepada sesama mukmin adalah orang-orang yang akan mendapatkan 'Izzah (kemuliaan) di sisi Allah SWT.Firman Allah SWT: "....Padahal 'Izzah itu hanyalah bagi Allah, bagi RasulNya, dan bagi orang-orang mukmin. (QS.Al-Munfiqun : 8).Sabda Rasulullah SAW: "Tiada berkurang harta karena sedekah, dan Allah tiada menambah kepada seseorang yang memaafkan melainkan kemuliaan. Dan tiada seseorang yang bertawadhu' karena Allah melainkan dimuliakan oleh Allah (HR. Muslim).Dari ayat dan hadits di atas, makin jelaslah bahwa kemuliaan itu tidak ditentukan oleh harta yang dimiliki, jabatan dan pangkat yang tinggi, ataupun darah keturunan bangsawan, dan perhiasan-perhiasan dunia lainnya. Akan tetapi 'izzah seseorang akan sangat tergantung kepada sifat tawadhu' yang ada pada pribadi seorang mukmin.Sahabat-sahabat Rasulullah SAW, adalah pribadi yang sangat tawadhu' dan memiliki 'izzah yang tinggi. Sekalipun sebagian besar adalah orang-orang yang miskin, bekas-bekas budak dan kaum dhu'afa, namun mereka memiliki 'izzah yang tinggi.Menutup tulisan ini, marilah kita lihat kembali sebuah episode sejarah yang menunjukkan 'izzah kaum muslimin di hadapan orang-orang kafir.Saat itu, dua pasukan besar berhadap-hadapan, 40.000 tentara kaum muslimin dan 20.000 tentara Persia. Panglima Rustum duduk di atas singgasana yang berkilau-kilau bertatahkan emas dan permata, dikelilingi pengawalnya yang tertunduk di hadapan Sang Panglima. Karpet tebal terhampar di hadapan Sang Panglima. Mereka sedang menunggu utusan kaum muslimin untuk mengadakan perundingan.Tidak lama kemudian, datanglah Rubaya bin Amir utusan kaum muslimin dengan kudanya. Baju, kuda dan sepatunya biasa-biasa saja, sangat sederhana. Rubaya bin Amir dengan tenangnya melangkah di hadapan Sang Panglima sambil menggiring kudanya di atas karpet sampai di hadapan Panglima Rustum. Hal ini membuat gaduh pengawal Rustum, karena geramnya. Setelah suasana reda, dengan tenang Rubaya menyampaikan sikap kaum muslimin: "Kami datang membawa misi Ilahi untuk membebaskan manusia kepada menyembah Allah, dari alam kecil ke alam besar, dan kekejaman Majusi kepada keadilan Islam. Dan Allah mengutus kami dengan agamaNya untuk mengajak manusia kepadaNya. Siapa saja yang menerima seruan kami, kami akan menerimanya dengan baik. Kemudian kami akan kembali dan meninggalkan bumi mereka, lalu kami akan serahkan tongkat estafet dakwah itu kepada mereka untuk melanjutkannya. Akan tetapi jika ada yang menolak seruan kami, kami tidak akan berhenti berperang menghadapi mereka sampai batas yang dijanjikan Allah.Inilah 'izzah kaum muslimin pada saat itu, ke mana larinya 'izzah itu sekarang? Wallahu a'lam bish-Shawab.

http://cahayamuslim.blogspot.com/2007/07/tawadhu-dan-izzah-akhlaq.html

Kamis, 03 Februari 2011

Permintaanku

Semua sudah memiliki jalan masing-masing
Dia terus terOBSESI untuk memilikinya, biarlah dia terus berharap dan menunggu (jk memang yang ditunggu juga masih berharap). Karena memang dia masih punya harapan (dari segi manapun).

Setiap orang tidak bisa membaca pikiran dan hati orang lain. Semua bisa terjadi atas Kun-NYA.

Bayang-bayang itu harus segera di AKHIRI.

Diriku sudah tidak bisa melangkah kedepan. Langkah ini terhenti. Waktu itu aku terus diyakinkan dan diyakinkan. Sampai akhirnya keyakinan itu ada. Dititik yang tidak bisa ditebak. Keyakinan itu berubah menjadi sebuah kenangan. Keyakinan itu telah diubah menjadi sebuah tulisan. Tulisan yang tidak bernyawa.

Yaa Allah, berikan keikhlasan dan kesabaran yang lebih untukku. Aminnnnn
Berikanlah keyakinan yang lain yang membuatku tambah yakin Yaa Allah. (Bukan masalah keyakinan IMAN)


Bukan apa2,,,, atau karena siapa. Tapi, untukku sendiri. Untuk kehidupanku yang lebih baik. Untuk diri ini lebih dekat denganMU. Setiap masalah selalu ada jalan. 

Hope is A Dream that Doesn't Sleep

It Doesn't matter even if I'm lonely
Everytime I think of you, smile flashes on my face
I do not mind even if it's a hard time
Whenever you are happy, my heart is overflowed with love
Just like today, in the world that I have walked through
Even if it's not easy
Just close my eyes, there'll be only your image remain
The dream that is still cycling around my ears
Turns towards you, from my side
Every day, my life is just like a dream
Being with you, falling in love with you
Makes me encouraged again
For me, the happiness of those precious memories
Will be warmer even when there comes a hard time
Hope is my dream that'd never sleep

Always be at my side
Go along with me as my shadow
Silently, you come towards me
Everyday, no matter how I'm hurt and lonely
You come to me just because of those memories
Even though this world makes me cry, I still don't mind
Because you're always here by my side
Would those memories turn into dust?
I just smile, to comfort my heart
Every day, my life is just like a dream
Being with you, falling in love with you
Makes me encouraged again
for me, the happiness of those precious memories
will be warmer even when there comes a hard time
Hope is my dream that'd never sleep
No matter how many times I fall and stumble
I'M still standing like before
There's only one heart of mine
During hard times, you will become my strength
Forever, my heart will only be towards you
I will supress all my hurt and sadness
and only show you my smiling face
From now on, I'm not hurt anymore
I'll always cherish the dream that I want to fulfill with you
and try to call you at the place where I can not reach
I will love you with all my heart 
MY OST


Kamis, 06 Januari 2011

Aku__pun Tak Mengerti

Apa yang kamu ketahui tentang sebuah kehidupan?
Mengertikah kamu alur kehidupan itu?

Janin ----- > Lahir ----- > Anak-anak ----- > Remaja ----- > Dewasa ----- > Tua ----- > Mati !!!!!!!!!!!!

Apa hanya seperti itu??????
atau hanya fenomena perwujudan adanya hidup.

Tugas_ku :

 “Katakanlah: "Sesungguhnya sholatku, praktek-praktek ibadahku, hidupku dan matiku ha-nyalah untuk Alloh subhanahu wa ta’ala, Robb semesta alam, tiada sekutu bagi-Nya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Alloh)". (QS. Al-An`am [6]: 162-163)

 Ibadah berarti “seluruh bentuk perkataan dan perilaku, baik yang tersembunyi di batin maupun yang tampak di zhohir  harus berasas pada apa yang dicintai dan diridhoi Alloh subhanahu wa ta’ala”.

Minggu, 19 Desember 2010

Ikan Bertangan Yang Tidak Berenang Tapi BERJALAN ^_^


Penampakan ikan ini terliat sktar tahun 1990-an dan ikan ini merupakan salah satu jenis terbaru dr ikan bertangan lainnya. Ikan ini tampak ganjil karena tidak berenang dan itu menjelaskan kalau kenapa lokasi ikan ini adanya di dasar lautan. Yang anehnya ikan ini menggunakan "tangannya" yg seharusnya menjadi sirip untuk berjalan. Lokasi ditemukan ikan tersebut ada di daerah Tasmania,Pulau Australia





Ikan yang berwarna pink ini ditemukan hanya sebesar 4inch atau sama dengan 10cm.

Rabu, 01 Desember 2010

Melihat Proses Persalinan Semut Keluar dari Telurnya

Kehidupan semut dimulai dari telur. Jika telur dibuahi (progeni) maka akan menjadi perempuan (diploid), jika tidak, maka akan berjenis kelamin laki-laki (haploid). Semut berkembang dengan metamorfosis lengkap dengan tahap-tahap larva melewati tahap pupa sebelum muncul sebagai orang dewasa. larva ini secara umum bergerak dan diberi makan dan dirawat oleh pekerja.

Makanan diberikan kepada larva dengan trophallaxis, sebuah proses di mana semut menyedot makanan cair yang dari tanaman. Semut pekerja menghabiskan beberapa hari dalam merawat kehidupan semut ratu dan muda. Kemudian setelah dewasa semut bertugas untuk menggali dan bekerja di sarang lain, dan untuk mempertahankan sarang serta mencari makan.

Mulai mendekati telur...

Pertama, Telur-telur semut diborong, nantinya akan diambil satu untuk dikeluarkan semutnya.

Di sini, kita melihat mata seorang semut baru. Tepatnya pada sisi kepalanya, seorang pekerja membuat irisan dalam lingkaran

Bagian atas dari telur dilubangi dibantu semut pekerja yang lain

Dan akhirnya si semut dibantu keluar dari telur. Wah-wah, semut pun bisa bekerjasama serapi ini. Manusia sepertinya harus malu nih.

Semut baru lahir masih belum bisa bergerak sendiri, lihatlah bagaimana si semut ditolong sama abang-abangnya.

Sekarang saatnya meluruskan kaki dan menjilat.

Akhirnya semua kaki diluruskan. Dia duduk diam beberapa menit, sampai terbiasa dengan sensasi baru.

"Gerakan Pertama" - Dan, lihatlah, ia berdiri! semut baru lahir tidak mampu berjalan, mereka terhuyung-huyung, kadang malah terjerat pada kakinya dan terus jatuh, namun setelah beberapa jam mencoba baru si semut kecil mampu menontrol kakinya dengan baik.



"Langkah Baru si semut kecil" - Masih butuh beberapa hari bagi si semut kecil untuk belajar berjalan dan bekerja membangun sarang pakan larva. Mungkin butuh beberapa bulan sampai akhirnya si semut kecil mampu meninggalkan sarang untuk sekedar berburu bangai, manisan gula. Nah, selama itu dia akan dibimbing oleh Abang-abang dan kakak-kakaknya di sarang.

sumber: ruangbacaonline.blogspot.com

Minggu, 07 November 2010

La Tahzan

Dag,,,dig,,dug,,, suara jantungku di siang yang mencekam. Detik berganti menit, dan menit telah berganti Jam. Beberapa jam telah berlalu. Sampai akhirnya jam menunjukkan waktu menjelang Magrib. Yach,,, di antara pergantian sholat Magrib ke Isya' air mata itu jatuh. Seperti aliran sungai yang deras.



Kenapa susah berhenti (tangisku) ????
Bagaimana kalau pada ngelihat aku nangis? Aku harus jawab apa?


Setelah beberapa jam akhirnya tangis itu berhenti. Tapi, menyisakan isak tangis kecil dan mata bengkak. Mata ini perih, rasanya kering. Perasaan ini tak karuan. Ingin marah tak ada guna. Ingin menangis sama juga tidak membantu.

Yaa Allah mudah2an di dalam hati ini tidak ada prasangka buruk untuk masalah ini yaa Allah. Tidak ada orang tua yang tidak sayang terhadap anaknya. Mungkin ini bentuk rasa sayangnya terhadap anaknya. 


Mungkin jalan ini yang harus aku lewati...................

Hari esok adalah misteri. Jika memang ada ketetapan dariNya untuk bersama mungkin akan bersama, jika tidak ya,,, harus di Ikhlaskan. Bersamanya adalah anugerah yang terindah. Terima kasih untuk Cinta dan kasih sayang yang diberikan. N3G adalah kenangan terindah.


**********************************************************************************


Ya Allah…
Seandainya telah Engkau catatkan
dia akan menjadi teman menapaki hidupku
Satukanlah hatinya dengan hatiku
Titipkanlah kebahagiaan diantara kami
Agar kemesraan itu abadi.

Dan ya Allah… ya Tuhanku yang Maha Mengasihi
Seiringkanlah kami melayari hidup ini
Ke tepian yang sejahtera dan abadi

Tetapi ya Allah…
Seandainya telah Engkau takdirkan…
…Dia bukan milikku
Bawalah ia jauh dari pandanganku
Luputkanlah ia dari ingatanku
Ambillah kebahagiaan ketika dia ada disisiku
Dan peliharalah aku dari kekecewaan

Serta ya Allah ya Tuhanku yang Maha Mengerti…
Berikanlah daku kekuatan
Melontar bayangannya jauh ke dada langit
Hilang bersama senja nan merah
Agarku bisa berbahagia walaupun tanpa bersama dengannya
Dan ya Allah yang tercinta…
Gantikanlah yang telah hilang
Tumbuhkanlah kembali yang telah patah
Walaupun tidak sama dengan dirinya….

Ya Allah ya Tuhanku…
Pasrahkanlah aku dengan takdirMu
Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan
Adalah yang terbaik buatku
Karena Engkau Maha Mengetahui
Segala yang terbaik buat hambaMu ini

Ya Allah…
Cukuplah Engkau saja yang menjadi pemeliharaku
Di dunia dan di akhirat
Dengarlah rintihan dari hambaMu yang naif ini
Jangan Engkau biarkan aku sendirian
Di dunia ini maupun di akhirat
Menjuruskan daku ke arah kemaksiatan dan kemungkaran
Maka kurniakanlah aku seorang pasangan yang beriman
Supaya daku dan dia dapat membina kesejahteraan hidup
Ke jalan yang Engkau ridhai
Dan kurniakanlah padaku keturunan yang soleh….
amiennnn!!!


***********************************************************************************

Jumat, 29 Oktober 2010

Man Jadda Wa Jadda

Melihat orang yang disayang sedang Pusing2 ria. Tidak tega juga melihatnya.

Tapi, apa yang bisa aku lakukan?????? (Sebuah pertanyaan besar dibenakku)
Hufhhh,,,

Sama sekali aku tidak bisa berbuat apapun selain menyemangati dan mendukung setiap keputusan dan langkah yang dia ambil (selama itu tidak buruk).

Man Jadda wa Jadda 
(Siapa yang bersungguh-sungguh, dia akan mendapatkannya)

Ya,,,ya,,,, Semoga semua do'a dan ikhtiyarnya membawa HASIL seperti yang diharapkan.

Sedikit kata mutiara untuknya :

"dan Sesungguhnya telah Kami berikan hikmat kepada Luqman, Yaitu: "Bersyukurlah kepada Allah. dan Barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), Maka Sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan Barangsiapa yang tidak bersyukur, Maka Sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji"


"Allah tidak pernah janji langit selalu biru,
kebahagiaan tanpa kesedihan, keberhasilan tanpa kegagalan
tapi Allah janjikan cahaya yang terangi jalan,
rahmat dalam cobaan, kemudahan disetiap kesulitan"
 

Rabu, 20 Oktober 2010

Hhmm Suka

Sudah lama pengen membuat kalung, bros, gelang dari manik2. Tentunya hasil karya sendiri dong.
Hhmmm..... Seru bermain dengan manik2 yg lucu2 dan imoet. Tentunya warna dan bentuknya yg menarik.

Pernah suatu hari mengikuti les gratis membuat kalung dari manik2, jadi tertarik nich untuk membuatnya sendiri.
Walaupun tdk terlalu bagus tetapi cukup puaslah bisa membuat sendiri.

Dan hasilnya,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

Teng,,, teng,,,





Iya kan???? tidak terlalu buruk kan? (narsis mode on) :D

Saya berfikir itu tidak terlalu buruk untuk awalnya. Walaupun ada yang protes itu kurang bagus sich. It's OK. Thx buat kritiknya, semoga bisa membuat yg lebih cantik dan bagus. TENTUNYA,,,,,,,,, Heehehehehehe

Belajar dan belajar

"BELAJAR sedikit demi sedikit, MEMAHAMI apa yang belum di pahami"

Untukmu Para Penuntut Ilmu
penulis Ummu ‘Affan Nafisah bintu Abi Salim’

Berikut ini adl nasihat berharga yg ditinggalkan oleh seorang ‘alim yg mulia yg kini telah tiada. Keharuman ilmu yg semerbak tetap dini’mati oleh para penuntut ilmu yg ingin meraup faidah dari Asy-Syaikh Abdul ‘Aziz bin Abdullah bin Baz semoga Allah merahmatinya

Kuwasiatkan bagi seluruh kaum muslimin utk bertakwa kepada Allah  dan mempelajari agama di berbagai madrasah ataupun tempat menuntut ilmu agama lain dan hendak mereka berta kepada ulama mengenai hukum-hukum agama yg masih menjadi permasalahan bagi mereka krn Allah ta’ala berfirman:

“Dan bertanyalah kepada orang2 yg berilmu jika kalian tdk mengetahui.”
Rasulullah  bersabda:
“Barangsiapa yg Allah kehendaki kebaikan bagi mk Allah akan memahamkan dlm agama.”

Adapun perkara yg paling penting dlm menuntut ilmu adl membaca Al Qur’an Al Karim dan memahami makna serta mencurahkan perhatian dan mempelajari sunnah-sunnah Rasulullah  juga mengambil faidah dari kitab-kitab ahlus sunnah kitab tafsir Al Qur’an Al Karim dan kitab-kitab yg menerangkan hadits-hadits Nabi  buah karya para ulama yg terkenal dgn keilmuan kebaikan agama dan akidahnya. Rasul  bersabda:

“Sebaik-baik kalian adl orang yg mempelajari Al Qur’an dan mengajarkannya.”
Beliau  juga mengatakan:

“Barangsiapa menempuh jalan utk menuntut ilmu mk Allah akan memudahkan bagi jalan menuju surga. Dan tidaklah berkumpul suatu kaum di salah satu dari rumah-rumah Allah mereka membaca Kitabullah dan saling mengajarkan di antara mereka kecuali akan turun kepada mereka ketenangan diliputi oleh rahmah dikelilingi oleh para malaikat dan Allah akan menyebut-nyebut mereka kepada siapa saja yg ada di sisi-Nya. Barangsiapa yg berlambat-lambat dlm amalan niscaya tdk akan bisa dipercepat oleh nasabnya.”

Telah diketahui bahwasa mempelajari syariat Allah -yang utk tujuan itulah manusia diciptakan- adl kewajiban yg paling penting. Allah telah memudahkan jalan utk menuntut ilmu bagi semua orang baik itu melalui siaran Idza’ah Al Qur’an Al Karim1 Nur ‘alad Darb2 maupun halaqah-halaqah ilmu yg diadakan di masjid atau melalui kajian intensif ilmiah dan media yg lain. Seorang mukmin ataupun mukminah wajib utk memperhatikan dan mengambil faidah dari di mana pun dia berada.
Yang perlu diperhatikan adl larangan menyimak segala sesuatu yg dapat merusak hati dan akhlak seperti nyanyian kaset-kaset yg menyimpang atau pun alat-alat musik. Semua ini merusak hati dan akhlak sehingga wajib utk memperingatkan dan menasihatkan utk meninggalkan dlm rangka mengamalkan firman Allah :

“Demi masa. Sesungguh manusia berada di dlm kerugian kecuali orang2 yg beriman dan beramal shalih dan orang2 yg saling berwasiat dgn al haq dan saling berwasiat di dlm kesabaran.”
Dan sabda Nabi :
“Agama ini adl nasihat.” Kemudian ditanyakan kepada beliau “Untuk siapa wahai Rasulullah?” Beliau mengatakan “Untuk Allah Kitab-Nya Rasul-Nya dan utk para imam kaum muslimin dan orang2 awam di kalangan mereka.”

Perkara yg harus diperhatikan sungguh-sungguh dan harus saling diwasiatkan oleh kaum muslimin semua adl menyeru manusia kepada Allah  dan memerintahkan mereka pada kebaikan dan melarang dari kemungkaran. Karena hal ini merupakan sebab terbesar yg dapat memperbaiki hati dan masyarakat. Dengan kemuliaan mereka akan tampak dan kehinaan akan tertutupi. Dalil-dalil tentang hal ini sangatlah banyak di antara surat Al-‘Ashr dan hadits Ad-Diinu An-Nashihah di atas termasuk pula firman Allah :

“Dan saling tolong-menolonglah kalian di dlm kebaikan dan takwa dan janganlah kalian saling tolong-menolong dlm dosa dan permusuhan.”
“Dan orang laki2 yg beriman dan wanita yg beriman adl wali sebagian yg lain. Mereka saling memerintahkan kepada hal yg ma’ruf dan melarang kepada yg mungkar dan mereka mendirikan shalat dan mereka menunaikan zakat. Dan mereka menaati Allah dan Rasul-Nya. Mereka itulah orang2 selalu dirahmati oleh Allah. Sesungguh Allah Maha Mulia dan Maha Sempurna Hikmah-Nya.”

Dan sabda Nabi :

“Barangsiapa yg menunjukkan kepada kebaikan mk dia mendapatkan pahala semisal dgn orang yg melakukannya.”
“Barangsiapa di antara kalian yg melihat satu kemungkaran hendak ia mengubah dgn tangan apabila ia tdk mampu mk hendak ia mengubah dgn lisan namun apabila ia tdk mampu mk dgn hati dan ini adl selemah-lemah keimanan.”
Di samping itu masih banyak ayat-ayat serta hadits-hadits dlm masalah ini.

Tidak diragukan lagi bahwa kewajiban para pengajar lbh berat daripada kewajiban murid-muridnya. Wajib bagi mereka utk memperhatikan anak didik dan mengarahkan mereka agar memiliki akhlak mulia sifat-sifat yg terpuji serta mengamalkan apa yg telah mereka ketahui. Kewajiban para pengajar wanita adl bertakwa kepada Allah dlm mendidik murid-murid perempuan mereka dan mengajarkan kepada mereka akhlak mulia 
 
Kewajiban para pengajar merupakan sesuatu yg besar demikian pula dakwah kepada Allah ta’ala merupakan kewajiban yg besar bagi tiap orang. Oleh krn itu tiap orang yg berilmu wajib mengajari anak-anak serta keluarga dan selain mereka sesuai kemampuannya. Begitu pula tiap wanita yg berilmu wajib mengajari anak-anak saudara perempuan dan para wanita di sekelilingnya. Hendak ia mengambil kesempatan dlm pertemuan-pertemuan seperti walimah dan yg lain utk berdakwah kepada Allah dan memerintahkan perkara yg ma’ruf serta mencegah dari perkara-perkara yg mungkar memberikan peringatan kepada kaum mengajari serta memberi petunjuk kepada mereka. Ketika melihat saudara ber-tabarruj3 di hadapan laki2 atau di jalanan hendak ia melarang dan memperingatkan dari perbuatan seperti itu. Ia harus pula memperingatkan anak-anak saudara-saudara perempuan ataupun tetangga dan selain mereka dari rasa malas menunaikan shalat mengajak mereka utk melakukan kebaikan dan melarang mereka dari kemungkaran. Inilah kewajiban tiap orang sebagaimana Allah  berfirman:

“Dan laki2 yg beriman dan perempuan yg beriman sebagian mereka adl wali bagi sebagian yg lain.”

Makna / auliya disini adl bahwasa mereka saling mencintai krn Allah sehingga mereka tdk saling bermusuhan. Seorang mukmin adl wali bagi saudara sesama muslim demikian juga seorang mukminah adl wali bagi bagi saudara yg muslim. Mereka harus saling memerintahkan pada kebaikan dan memperingatkan dari kemungkaran saling menasihati krn Allah. Dengan demikian seorang suami seharus memerintahkan istri kepada perkara yg ma’ruf dan melarang dari perkara yg mungkar demikian pula yg dilakukan seorang istri. Ketika melihat suami melalaikan shalat meminum minuman yg memabukkan merokok atau memotong jenggot mk ia mengatakan kepada suami “Bertakwalah kepada Allah tdk sepantas kau melakukan hal ini. Bagaimana bisa engkau menyukai perbuatan jelek seperti itu? Bagaimana bisa engkau bermaksiat terhadap Rabbmu?”

Hendak dia menyampaikan ucapan dgn kata-kata yg lembut dan cara yg baik. Jangan sampai ia merasa sungkan ataupun bosan. Demikian pula semesti yg dia tunaikan terhadap ayah saudara ibu tetangga maupun teman-temannya. Inilah yg wajib dilaksanakan oleh tiap muslimin dan muslimat di mana pun mereka berada dan apa pun profesi mereka. Hal ini adl kewajiban mereka sesuai kemampuan dan ilmu yg mereka miliki.

Aku memohon kepada Allah dgn seluruh nama-nama-Nya yg terpuji dan sifat-sifat-Nya yg tinggi agar Dia memberi taufik kepada kita beserta seluruh kaum muslimin menuju perkara-perkara yg diridhai-Nya menunjukkan kepada kita jalan-Nya yg lurus dan menganugerahkan pemahaman dan kekokohan dlm agama. Semoga kita dikaruniai taufik utk menegakkan kewajiban dlm ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya dan saling menasihati kepada Allah dan hamba-hamba-Nya. tdk luput aku wasiatkan kepada seluruh kaum muslimin agar mereka berdoa bagi saudara yg jauh yg tdk di hadapan dan hendak mendoakan para pemimpin di dlm shalat atau ketika akhir malam agar mendapatkan taufik dan hidayah serta kebaikan dan perbaikan.

Pemerintah sangatlah membutuhkan doa agar Allah memperbaiki mereka dan memperbaiki keadaan masyarakat dgn ada mereka serta memberi petunjuk kepada mereka dan memberi petunjuk kepada masyarakat dgn keberadaan mereka. Oleh sebab itu mereka pantas utk mendapatkan doa. Bagi para pemimpin negeri ini dan seluruh pemimpin kaum muslimin di mana pun berada doakanlah mereka dgn kebaikan taufik dan hidayah. Doakanlah pula anak dan istri kalian juga selain mereka agar mendapatkan petunjuk taufik kebaikan taubat yg nashuha.

Allah  berfirman: yg dilandasi oleh agama dan aqidah yg benar di dlm tiap pelajaran dan nasihat sehingga akan muncul generasi yg shalih dari kalangan para pelajar dan pengajar kelak di kemudian hari.
“Katakanlah inilah jalanku.”

Maknanya: Katakanlah wahai Muhammad inilah jalanku di mana aku dan para pengikutku menyeru kepada Allah di atas bashirah .
Demikianlah para pengikut Nabi  baik dari kalangan laki2 maupun perempuan mereka menyeru manusia kepada Allah di atas bashirah memperingatkan manusia dari bermaksiat kepada-Nya dan mereka memberi bimbingan kepada manusia menuju kebaikan. Allah  berfirman:

“Serulah manusia kepada jalan Rabbmu dgn hikmah dan nasehat yg baik dan bantahlah mereka dgn cara yg lbh baik.”
Ayat ini tdk terkhususkan bagi laki2 tanpa mencakup wanita ataupun sebalik tetapi merupakan kewajiban bagi mereka semua sekadar ilmu dan kemampuan mereka sebagaimana firman-Nya:
“Bertakwalah kalian kepada Allah semampu kalian.”
Para ulama serta para pengajar memiliki kewajiban besar demikian pula para pemuka dan tokoh masyarakat. Kewajiban mereka lbh berat dibanding yg lain sesuai kemampuan ilmu dan kekuatan mereka. Hendak tiap muslim mengetahui perkara yg menjadi kewajiban dan memperhatikan kewajiban tersebut serta mendekatkan diri dan bertakwa kepada Allah dlm hal tersebut. Kita berada di akhir zaman di mana Islam semakin asing sehingga wajib bagi kita utk saling bahu-membahu dan saling tolong-menolong dlm kebaikan dan kebenaran.

Kami memohon taufik kepada Allah dan memohon hidayah serta kekokohan dan kesudahan yg baik bagi seluruh kaum muslimin. Semoga Allah memberi taufik kepada kita semua menuju perkara yg diridhai-Nya dan semoga Ia memberi petunjuk kepada kita menuju jalan-Nya yg lurus. Sesungguh Dia Maha Mendengar lagi Maha Dekat. Dan shalawat serta salam kepada Nabi kita Muhammad  para shahabat beliau dan orang2 yg mengikuti beliau dgn baik hingga hari kiamat.

Sumber: www.asysyariah.com